Rakyat Kalbar, New Delhi – Langkah pasangan ganda Buluntangkis putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus terhenti di babak 16 besar India Open 2026. Berhadapan dengan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, Sabar/Reza menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21, 13-21, Kamis (15/1/2026).

 

Sejak awal pertandingan, Sabar/Reza mengaku kesulitan mengembangkan permainan dan terus berada di bawah tekanan lawan. Kondisi tersebut membuat mereka tidak mampu menerapkan pola permainan yang diinginkan, terlebih dengan situasi lapangan yang cukup berangin.

 

“Hari ini kami tidak bisa keluar dari tekanan. Touch saya dan Reza juga sangat tidak dapat di lapangan, jadi tidak bisa berbuat banyak,” ujar Sabar Karyaman Gutama.

 

Ia menambahkan, faktor penguasaan permainan depan menjadi kunci penting dalam pertandingan kali ini. Pasangan yang mampu lebih dulu mengendalikan area depan lapangan dinilai memiliki keuntungan besar di turnamen tersebut.

 

“Mau mengubah pola pun cukup sulit dengan kondisi lapangan yang berangin. Siapa yang pegang permainan depan duluan, itu sangat menguntungkan di turnamen ini,” jelasnya.

 

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Sabar/Reza menjelang turnamen berikutnya. Moh Reza Pahlevi Isfahani menyatakan harapannya agar mereka bisa tampil lebih baik pada Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang akan digelar pekan depan.

 

“Kami berharap di Indonesia Masters minggu depan bisa lebih baik daripada turnamen sebelumnya. Main di Istora tentu jadi motivasi tambahan karena banyak pendukung yang hadir, jadi kami ingin mendapatkan hasil maksimal,” ujar Reza.

 

Dengan berakhirnya langkah Sabar/Reza di India Open 2026, fokus mereka kini tertuju pada persiapan menghadapi turnamen kandang demi memperbaiki performa dan meraih hasil terbaik. (*)