Rakyat Kalbar, Bengkayang – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di Kabupaten Bengkayang. Sebuah truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit mentah (CPO) terjun ke jurang di Dusun Serukam, Desa Pasti Jaya, Kecamatan Samalantan, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden tragis ini merenggut nyawa sang pengemudi.

 

Truk tangki berwarna hijau dengan nomor polisi KB 8839 PA tersebut dikemudikan oleh Hendri (48), warga Dusun Mangga, Desa Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Akibat kecelakaan itu, Hendri mengalami luka berat dan sempat dievakuasi ke RS Bethesda Serukam untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, sekitar pukul 18.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.

 

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kasat Lantas Polres Bengkayang AKP Sunarli, Selasa (13/1/2026), menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut murni disebabkan kelalaian manusia atau human error. Menurutnya, sebelumnya juga telah terjadi kecelakaan di kawasan sekitar, tepatnya di depan Bank BNI Simpang Bangun, yang melibatkan truk CPO dan sepeda motor.

 

AKP Sunarli mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi mata Nanang Supriadi, truk tangki KB 8839 PA datang dari arah Bengkayang menuju Singkawang dengan membawa muatan sekitar 8 ton minyak CPO. Saat melintasi jalan menurun sebelum tikungan tajam di Bukit Van Dering, kendaraan mengalami kerusakan pada bagian gardan sehingga pengemudi kehilangan kendali. Truk kemudian meluncur ke jurang dan terguling.

 

Dari kejadian tersebut, pengemudi meninggal dunia sesaat setelah proses evakuasi dilakukan. Hingga kini, petugas masih melakukan upaya evakuasi terhadap truk yang berada di dalam jurang serta menghitung kerugian materiel akibat kecelakaan.

 

Atas peristiwa ini, Satuan Lalu Lintas Polres Bengkayang kembali mengimbau seluruh pemilik kendaraan, baik truk, kontainer, mobil pribadi, maupun sepeda motor, agar selalu memeriksa kondisi dan kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan menyeluruh, terutama pada sistem pengereman, ban, dan kondisi teknis kendaraan lainnya, dinilai sangat penting, terlebih saat membawa muatan berat dan melintasi jalur rawan kecelakaan.

 

AKP Sunarli menegaskan, keselamatan di jalan raya sangat bergantung pada kesiapan kendaraan dan kewaspadaan pengemudi, karena risiko kerusakan dapat terjadi kapan saja selama perjalanan. (*)